Book Review

La Grande Borne

wpid-picsart_1401005004294.jpgJudul postingan gue di atas adalah judul dari buku yang ditulis NH. Dini. Dari judulnya udah ketauan ya kalo itu berbau bahasa Perancis dan ternyata buku itu berisi kisah perjalanan hidup si penulis.

Ini adalah buku ke-3 karya NH. Dini yang gue baca. Sebelumnya gue baca yang judulnya Sebuah Lorong di Kotaku dan Pertemuan Dua Hati. Gue jatuh cinta dengan tulisan beliau pas baca Sebuah Lorong di Kotaku, yang ternyata adalah kisah masa kecil beliau.

Gaya penuturan beliau begitu teratur dan beliau berkisah dengan begitu detil jadi seakan gue bisa ngebayangin, ngerasain kejadian dan keadaan yang ditulis di bukunya itu. Kemampuan menulis beliau gue acungin jempol deh.

Di buku La Grande Borne ini mengisahkan hidup beliau dengan suami seorang diplomat berkebangsaan Perancis dan dua orang anaknya Lintang dan Padang. Setelah masa tugaa suaminya di Kamboja selesai, Dini dan keluarga kembali pulang ke Perancis.

Dengan gaya penuturan Dini yang begitu gamblang gue juga bisa ngerasain gimana rasanya tinggal serumah dengan suami yang otoriter, perhitungan, keras kepala, egois dan cuek. Gue juga bisa ngerasain kejengkelan Lintang terhadap sikap papanya.

Kalo aja Dini ngga punya anak, gue rasa udah lama dia pisah dari suaminya. Kecintaan Dini pada dua anaknya yang bikin dia bertahan juga kedudukan suaminya yang seorang diplomat. Wajar kalo akhirnya Dini ingin mendapat perhatian dan kasih sayang dari laki-laki lain yang bisa di dapat dari sang Kapten.

Di buku ini memang berisi pergolakan hidup Dini. Di sini juga Dini kehilangan orang yang paling dicintainya. Dini harus menerima keadaan. Di tengah sakit pun dia terus menulis, menyiapkan kisah-kisah berikutnya.

Selesai membaca buku ini, gue akan mulai mencari buku-buku Dini yang lain. Yang akan gue cari Kemayoran dan Pada Sebuah Kapal karena, di dua buku itu gue pingin tau awal kisah Dini bertemu dengan suaminya dan sang Kapten.

Tapi, sepertinya gue akan cari ngga di toko-toko buku macam Gramedia karena, gue yakin buku-buku itu ngga akan ada lagi. Gue bakalan hunting ke pasar blok m di lantai dasar yang menjual buku-buku bekas dan lawas dengan harga yang mungkin bisa sedikit miring.

Seperti buku yang gue baca ini dan Pertemuan Dua Hati, gue beli di pasar blok m. Pokoknya selain Pramoedya, NH. Dini adalah salah satu tokoh sastra yang gue suka dan akan gue kumpulin karya-karyanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s